Navigation: Home - Berita

www.guru-indonesia.net
www.siswa-indonesia.net
www.yayasan-indonesia.net
www.sch-id.net

Pengumuman :



Pengunjung : 7.179.638



Berita Detail

Penyiapan Buku Siswa dan Guru Disorot

22-03-2013 15:24:18 by smkwijaya

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyiapan buku teks dan buku pegangan guru di jenjang SD-SMA sederajat untuk implementasi Kurikulum 2013, terus disorot banyak pihak. Pembuatan buku yang dinilai terburu-buru dan didistribusikan secara mepet ke sekolah, mengkhawatirkan pihak sekolah dan guru.

 

Dharma Hutauruk, Ketua Kompartemen Buku dari Ikatan Penerbit Buku Indonesia (Ikapi), di Jakarta, Jumat (22/3/2013), mengatakan, pemerintah semestinya bisa melibatkan penerbit buku teks yang berpengalaman, seperti Ikapi, untuk bisa membantu pembuatan buku-buku teks yang sesuai dengan Kurikulum 2013. Bisa saja, buku yang dibuat penerbit dibeli pemerintah, lalu dibagikan gratis kepada siswa dan guru.

"Ini juga bisa mendorong penerbitan buku teks bergairah kembali dan penulis kreatif tetap bermunculan," kata Ikapi. 

 

Menurut Dharma, dalam pengembangan buku teks, pemerintah tidak pernah melibatkan Ikapi. Ketika pemerintah memiliki keinginan mengembangkan buku sekolah elektronik (BSE) yang bisa diakses secara digital dan gratis, kebijakan tersebut jadi mubazir. Hal ini karena pemerintah merasa tahu yang paling benar, tidak melibatkan pihak lain, termasuk Ikapi.

 

Dana miliaran rupiah untuk pembelian hak cipta BSE dan proses pengunggahan secara digital jadi mubazir. Pemanfaatan BSE tidak efektif. Namun tidak ada evaluasi dari pemerintah. Yang ada justru pemerintah kembali menciptakan proyek membuat buku baru yang sesuai Kurikulum 2013.

 

Dharma mengatakan, Ikapi sebenarnya sudah mengirimkan proposal agar para penerbit buku teks pelajaran dilibatkan untuk mendukung penerbitan buku-buku yang sesuai Kurikulum 2013. Bisa saja, kemudian buku-buku yang diterbitkan Ikapi yang berpengalaman puluhan tahun itu dibeli pemerintah. Dengan demikian, buku teks gratis tetap bisa diwujudkan.

 

"Tetapi sampai saat ini belum ada tanggapan. Penerbitan buku teks di Indonesia semakin menghadapi mesa depan yang suram," kata Dharma.

 

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad nuh meyakinkan bahwa penyaiapan buku teks untuk siswa dan buku pegangan untuk guru sesuai jadwal. "Sekarang ini buku masih dalam proses. Sesuai jadwal, pada 10 Juli sudah sampai ke tangan siswa," kata Nuh.

Sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/22/20042683/Penyiapan.Buku.Siswa.dan.Guru.Disorot

List Komentar :

No Komen : 8
23-05-2014 14:02:23 :: srimuliani handoyo kusumo
(Srimuliani Handoyokusumo; Lolos PNS Guru di lingkungan Kemenag Berau)

Berawal dari keinginan kuat untuk mengikuti test tertulis CPNS yang dilaksanakan oleh PEMDA Berau dimana saya tinggal, saya pun ikut berpartisipasi mengkutinya. Namun sebenarnya bukan sekedar hanya berpartisipasi tapi terlebih saya memang berkeinginan untuk menjadi seorang PNS. Waktu pun terus berjalan, karena tertanggal 5 Desember 2013 yang lalu saya pun mengikuti Test CPNS yang diselenggarakan oleh PEMDA Berau dengan harapan yang maksimal yaitu menjadi seorang PNS. Kini tanggal 18 Desember 2013, pengumuman test kelulusan tertulis itu diumumkan. Dengan sedikit rasa was-was dan bercampur tidak karuan menyelimuti pikiranku. Rasa pesimisku memang timbul, karena pengumuman yang di informasikan adalah tertanggal 11 Desember 2013 namun di undur tanggal 18 Desember 2013. Dengan mengucapkan BISMILLAH, aku pun masuk ke halaman kantor BKD untuk melihat hasil pengumuman test tertulis CPNS. Dan Syukur Alhamdulillah saya pun LULUS diurutan ke 3 dari 1 formasi yang aku ikuti di Kabupaten Berau Kalimantan Timur. Dan berikut peringkat screen shoot yang saya jepret menggunakan Ponsel kesayangku.

Puji Syukur tak henti-hentinya aku panjatkan ke Hadirat Allah SWT, atas rezeki yang diberikan kepadaku. Semua hasil ini saya ucapkan terimakasih kepada :

1. ALLAH SWT; karena KepadaNya kita mengemis dan memohon.

2. Suami dan Anak [DikMa]; Dukungan Do’anya sangat berharga dalam pencapaian saat ini.

3. Orang Tua, Saudara-saudaraku; Tetap mensupport aku selama 3 bulan terakhir ini, terimakasih Mama, terima kasih Kakak Perempuan ku, terima kasih Kakak Laki-laki ku tak terlepas juga buat teman-temanku terimakasih semuanya.

4. Terimakasih untuk khususnya Bpk.IR.AGUS SUTIADI M.SI beliau selaku petinggi BKN PUSAT,dan dialah membantu kelulusan saya selama ini,alhamdulillah SK saya tahun ini bisa keluar.anda ingin LULUS seperti saya silahkan anda hubungi nomor bpk IR.AGUS SUTIADI M.SI,0852-3687-2555.
No Komen : 7
30-11-2013 17:25:48 :: jun
artikel yang menarik pak tabita skin care
No Komen : 6
13-08-2013 15:30:17 :: Irwan
semoga tidak ada penyimpangan aja
http://caracenter.blogspot.com/

No Komen : 5
26-06-2013 02:32:57 :: murjianto
Majunya pendidikan di Indonesia bukan hanya terletak pada guru saja. Kalau kita mau jujur dan para pememimpin pengambil kebikan mau menerima kritik dan masukan sebenarnya pendidiakn kita ditentukan oleh semua pihak yang terlibat dalam mengelola pendidikan. Orang yang seharusnya memimpin dan mengelola pendidikan adalah orang yang paham betul tentang dunia pendidikan bukan hanya ditingkat makro tetapi sampai ditingkat mikro. Setiap kebikan yang dihasilkan olah para pemmimpin kita terkadang hanya sebuah ilusi dan main coba-coba. Jika kita cermati semua program dan tujuan semuanya amatlah baik dan sedap didengar tetapi sulit diwujudkan. Sebenarnya hal itu disebabkan oleh pola pikir pembuat kebijakan dengan pola pikir pelaksana kebujakan tidak sejalan sehingga mengalami mis interpretasi. Sasaran sosialisasi dan pelatihan hanya dapat menyentuh pada lever atas dengan porsi yang lebih banyak, sedangkan pada level yang lebih rendah atau akar rumputnya hanya mendapat pelatihan yang teramat sedikit. Padahal yang menjadi kunci keberhasilan adalah bagaimana kebijakan ini dapat diterjemahkan secara tepat ditingkat pelaksananya dalam hal ini adalah guru kepada siswanya dalam melakukan kegiatan pembelajaran. Coba kita cermati dengan akan diberlakukannya kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2013/2014 hingga akhir bulan Juni ini tak ada langkah konkrit dari pembuat kebijakan melakukan tindakan nyata memantapkan persiapan hingga sampai pada guru sebagai pelaksana kebijakan pusat. Akankah kita mengulang kegagalan kurikulum sebelumnya hanya kita salah menerapkan kebijakan yang bersifat teknis ini? Semoga para pembuat kebijakan akan segara mungkin merealisasikan pelatihan dan sosialisasi kurukulum 2013 hingga pada level rendah yaitu guru sebagai peksana dan penerjemah program.
No Komen : 4
07-06-2013 10:36:35 :: Jual Jam Tangan
Berita ini sangat menarik. Jual Jam Tangan
No Komen : 3
25-05-2013 08:31:52 :: supardi
disayangkan bila seorang guru dalam mengikuti perkembangan atau perubahan kurikulum harus menyiapkan kemampuan sesuai tingkat satua pendidikannya.pandai2nya seorang guru menyikapi dan mensiasati keadaaan sekarang yang lalu dan kurikulum yang akan datang.dan kita sadar perubahan itu selalu ada dalam kondisi apapun.semoga pendidikan kita vaksin semakin baik dalam rangka mempertahankan kemerdekaan melanjutkan peningkatan SDM yang handal mempertahan kelestarian lingkungan yang sehat untuk generasi anak cucu,penerus bangsa.tidsk dirusak oleh pemikiran orang2 kikir dengan tangan2 jahil memperluas perusakan alam dan lingkungan berdampak pada kesehatan dan pendidikan.semoga ini memberikan ide untuk pembaca sadar kita makhluk yang cinta lingkungan pendidikan sehat untuk sepanjang hajat hidup untuk generasi penerus.orang banyak.buku penting yang lebih penting pola pikir guru tidak terbebani hal material.misal biaya pendidikan anak,kebutuhan sandang papan,pangan kesehatan.banyak guru dilingkungan masyarakat berlebihan bahkan guru memiliki mobil mewah ,rumah mewah berlebihan .namun juga banyak guru masih terlantar semoga masih memiliki jiwa besar untuk membangun SDM bangsa pekerjaan mulia harus dilaksanakan sepanjang hajat.kurikulum 2013 ini benar2 memiliki cambuk dan pena yang tajam jika tidak tidak terwujud generasi penerus cinta negeri,membangun bumi Pertiwi negeri damai dan lestari.semoga buku yang beredar pada sekolah semata-mata bukan proyek namun memikirkan rakyat.semoga ini memberikan kesadaran untuk pembaca.sumber belajar salah satunya buku namun tidak mutlak.dengan berbagai tekhnologi banyak sumber untuk belajar.kita memberikan vaksin sosial masyarakat agar belajar itu lebih penting dari pada memiliki tidak dapat digunakan secara maksimal.sehingga terkesan bahasa masyarakat pendidikan rombeng.buku2 yang tidak terpakai dikumpulkan di rombeng.mohon maaf tidak merendahkan institusi namun ingin menyadarkan oknum SDM.semoga buku yang beredar pada sekolah untuk siswa2 "Sekarang ini buku masih dalam proses. Sesuai jadwal, pada 10 Juli sudah sampai ke tangan siswa," kata Nuh.semoga bermanfaat.Mohon maaf bila ada kata yang tidak berkanan.namun niat kami untu kebaikan sesamanya semoga negeri ini dipangkuan orang2 yang amanah.
No Komen : 2
15-04-2013 07:54:22 :: Ridwan
tahun ajaran baru semakin menjelang,persiapan guru menghadapi kurikulum baru BAGAIMANA???????
No Komen : 1
25-03-2013 11:05:40 ::

Kirim Komentar :

Nama :
Komentar :
Masukkan kode pada gambar